Cara Membuat Privacy Policy untuk Blog (Otomatis)

cara membuat halaman privacy policy untuk blog secara otomatis

Artikel ini membahas cara membuat privacy policy untuk blog secara otomatis tanpa ribet.

Dalam bahasa Indonesia, privacy policy biasanya disebut dengan istilah kebijakan privasi.

Selain pemilihan theme yang baik, halaman kebijakan privasi atau privacy policy merupakan dokumen yang wajib ada pada setiap blog atau website, karena hal ini telah diatur oleh hukum.

Dokumen ini berisi informasi yang Anda kumpulkan dari setiap orang yang berkunjung ke blog Anda.

Idealnya, apapun profesi Anda, baik itu blogger, freelancer atau pemilik usaha, selagi Anda menggunakan website, maka halaman privacy policy merupakan halaman wajib dan harus ada dalam website Anda.

Masalahnya, sebagian orang yang baru terjun ke dunia blogging belum tahu bagaimana cara membuat privacy policy untuk blog ini, bagaimana isinya dan bagaimana cara menampilkannya di blog.

Sesuai janji saya diawal, artikel ini akan memandu Anda bagaimana cara mudah membuat privacy policy dengan mudah.

Apa itu Privacy Policy?

Perlu Anda ketahui, bahwa blog yang Anda miliki secara otomatis akan mengumpulkan data informasi setiap pengunjung yang datang ke blog Anda.

Di berbagai negara seperti Amerika, kegiatan mengumpulkan informasi pada website ini diatur oleh hukum yang berlaku, hal ini bertujuan untuk memberitahu informasi apa saja yang mereka kumpulkan dan bagaimana info tersebut nantinya digunakan.

Lalu bagaimana proses pengumpulan informasi ini terjadi pada blog?

Ada banyak cara, entah Anda sadari atau tidak, yang jelas ini terjadi di blog Anda, kurang lebih inilah aktivitas tersebut.

  1. Setiap kali ada orang berkomentar pada artikel Anda, sistem blog akan meminta minimal nama dan email.
  2. Cookie yang aktif pada blog akan berfungsi untuk mengingat nama atau alamat email yang masuk ke sebuah blog.
  3. Apabila ada orang yang ingin mengontak Anda, mereka akan mengisi nama, email dan isi pesan melalui halaman kontak yang Anda miliki.
  4. Penggunaan Google Analytics.
  5. dan masih banyak lagi

Aktivitas tersebut merupakan aktivitas pengumpulan data yang dilakukan dalam sebuah blog.

Maka dari itu dengan adanya halaman privacy policy, pengunjung blog Anda mengetahui data yang dikumpulkan oleh blog nantinya akan digunakan untuk apa, dan mereka akan merasa aman.

Hal ini juga meminimalisir terjadinya kasus hukum terkait pencurian data, sehingga blog Anda tetap aman dan tak melanggar aturan.

Apa Saja yang Harus Ada dalam Privacy Policy?

Syarat untuk membuat halaman privacy policy sebetulnya cukup sederhana, Anda hanya perlu menginformasikan cara apa saja yang Anda gunakan untuk mengumpulkan informasi pengunjung di blog Anda.

Kurang lebih, berikut isi paling sederhana dari halaman kebijakan privasi:

  • Informasi yang Anda kumpulkan tentang pengunjung blog.
  • Cara yang digunakan untuk mengumpulkan informasi, seperti kolom komentar, halaman kontak, newsletter form, dll.
  • Jika Anda memasang iklan dari pihak ketiga, maka cantumkan siapa saja pengiklan tersebut, termasuk Google Adsense dan partner afiliasi Anda.
  • Sertakan link kebijakan privasi dari program periklanan yang Anda gunakan.
  • Bagaimana cara agar pengguna bisa menonaktifkan cookie di blog Anda.
  • Informasi kontak yang bisa dihubungi oleh pengunjung blog Anda jika ada pertanyaan dan sebagainya.

Cara Membuat Privacy Policy Secara Otomatis

Saat ini, untuk membuat halaman privacy policy sangatlah mudah, Anda tinggal memasukkan detail blog kemudian dengan sekali klik, privacy policy Anda sudah jadi.

Begini caranya…

Buka Privacy Policy Generator.

Cara Membuat Privacy Policy untuk Blog
Tampilan website Privacy Policy Genarator

Isi data-data yang diperlukan, isi dengan sejujurnya.

cara membuat privacy policy untuk blog dengan privacy policy generator

Your Company Name bisa diisi dengan nama blog Anda, begitu juga dengan Your Website Name, kemudian masukkan URL blog Anda, dan klik Next.

Do you use cookies on your website = apakah website Anda menggunakan cookies, pilih saja YES.

Do you show advertising through Google Adsense on your website = apakah website Anda menampilkan iklan dari Google Adsense, kalau blog Anda memasang iklan dari Google Adsense silahkan pilih YES, kalau tidak seilahkan pilih NO.

Do you show advertising from third parties (expect Google) = apakah website Anda menampilkan iklan dari pihak ketiga, kalau iya silahkan pilih YES, kalau tidak silahkan pilih NO.

Kemudian pilih Next.

Kemudian, pilih Negara, Provinsi dan isi alamat email aktif Anda, kemudian klik Generate My Privacy Policy.

Cara Membuat Privacy Policy untuk Blog

Setelah itu, klik Copy text to clipboard seperti yang ada di gambar, dan kita lanjut ke tahap berikutnya.

Cara Menambahkan Halaman Privacy Policy pada Blog

Setelah selesai membuat privacy policy di tahap sebelumnya, langkah selanjutnya adalah menambahkan privacy policy tersebut ke blog Anda.

Caranya…

Buat page baru melalui halaman admin blog Anda, masuk ke dashboard WordPress > Page > Add New.

Tulis judul “Privacy Policy”

Kemudian di bagian text editor ubah formatnya menjadi HTML editor, kemudian klik Publish.

Selanjutnya pilih menu Setting pada halaman admin, kemudian pilih Privacy.

Kemudian pilih page privacy policy yang telah Anda buat sebelumnya dan klik Use This Page.

Selanjutnya, tinggal menyimpan halaman privacy policy pada menu di blog Anda.

Biasanya halaman ini disimpan di menu paling bawah atau di footer menu.

Kalau Anda merasa kesulitan, silahkan tulis di kolom komentar agar bisa saya bantu.

You May Also Like

Avatar

About the Author: Fajar Hidayat

Fajar Hidayat adalah seorang copywriter dan digital marketer yang sudah berpengalaman lebih dari 7 tahun di dunia digital marketing dan bisnis online. Selain itu, Fajar Hidayat merupakan pendiri dari Sekolah Blogger dan CopyLabs.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.