Cara Meningkatkan CTR (Click-Through Rate) Blog Secara Organik

cara meningkatkan ctr blog dan website secara organik

Bagi seorang blogger atau pemilik website, salah satu metrik penting dalam mengukur performa situs adalah nilai CTR, semakin tinggi nilai CTR-nya tentu makin bagus.

Tapi… Banyak diantara kita yang masih bingung bagaimana meningkatkan nila CTR tersebut, mungkin termasuk Anda, padahal ini adalah metrik yang penting dalam mengelola sebuah blog atau website.

Jika Anda mempunyai masalah yang sama, kami harap panduan ini bisa membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut.

Mari kita mulai.

Apa itu CTR?

Sederhananya, Click-Through Rate atau CTR adalah angka untuk mengukur perbandingan antara jumlah klik blog Anda dengan jumlah tayangan yang Anda dapatkan.

Saat blog Anda nangkring di halaman 1 Google, maka blog Anda berpotensi dilihat oleh banyak orang, tapi tidak semua dari mereka mau klik atau mampir ke blog Anda, betul?

Begini rumusnya kira-kira:

CTR = (jumlah klik / tayangan) x 100

Misal, dari 100 orang yang melihat blog Anda (100 tayangan), hanya 10 orang yang klik (jumlah klik), itu berarti nilai CTR Anda adalah 10%.

Seperti yang sudah saya mention di awal, makin tinggi nilai CTR tentu makin baik.

Cara Melihat CTR Sebuah Blog

Menurut saya, CTR adalah salah satu metrik yang harus diperhatikan oleh blogger, kenapa? Karena dengan mengetahui nilai CTR, kita bisa mengevaluasi kinerja setiap konten yang sudah kita terbitkan.

Sudah baik kah atau masih perlu improvement.

Cara melihatnya mudah, Anda bisa cek di Google Search Console.

Kemudian klik menu Performance.

Maka Anda bisa melihat nilai rata-rata CTR blog Anda.

melihat nilai ctr di google search console

Jika mengambil contoh di atas, maka bisa disimpulkan bahwa dari 100 orang yang melihat blog tersebut, hanya 4 orang yang akhirnya klik dan mampir ke blog tersebut.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Tentu ada banyak faktor, salah satunya bisa dari penulisan judul yang kurang menarik, deskripsi yang tidak membuat orang penasaran atau lainnya.

Cara Meningkatkan CTR

Ada banyak faktor yang mempengaruhi nilai CTR, pemilihan keyword, meta title, meta descriptions hingga power words.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk meningkatkan CTR blog Anda secara organik.

1. Relevansi dan Kualitas Konten

Yang perlu Anda perhatikan pertama kali adalah relevansi antara konten Anda dengan kebutuhan user (pembaca).

Apakah konten yang Anda sajikan bisa membuat user puas, apakah sudah sesuai dengan keinginan mereka.

Karena jika konten Anda kurang relevan dengan apa yang diinginkan user, maka akibatnya user akan memilih konten yang lebih relevan untuk mereka, dan ini akan memperburuk nilai CTR Anda.

Selain relevansi, Anda juga harus fokus pada kualitas konten yang Anda terbitkan, pastikan konten tersebut mempunyai pembahasan yang lengkap dan bisa menjawab apa yang dicari oleh user.

2. Gunakan Meta Tag yang Menarik

Perlu Anda sadari bahwa meta tag seperti meta title dan meta descriptions adalah dua hal yang akan dilihat pertama kali oleh user di SERP (Search Engine Result Page).

Semakin menarik meta tag yang digunakan, maka semakin tinggi nilai CTR yang akan didapatkan.

Begini contohnya:

Kuncinya adalah bagaimana meta tag yang Anda gunakan bisa mencuri perhatian users.

Berikut beberapa yang bisa Anda coba:

Tips Menulis Judul yang Menarik

  1. Gunakan Angka, terutama jika tipe artikel Anda adalah listicle, penulisan angka di judul akan lebih menarik. Contoh 5 Situs Download Gambar Gratis.
  2. Tambahkan Power Words, biasanya ditulis di bagian akhir judul, fungsinya untuk membuat user semakin penasaran dengan isi konten yang kita tulis. Contoh 3 Syarat Agar Blog Diterima Google Adsense (Langsung dari Orang Google)

Tips Menulis Deskripsi yang Menarik

Setelah judul, hal kedua yang akan dilihat oleh user adalah meta descriptions atau deskripsi dari konten tersebut.

Meta descriptions adalah rangkuman dari konten yang Anda tulis, harapannya saat user membaca meta descriptions ini, mereka sudah punya gambaran tentang isi artikelnya secara umum.

Maka dari itu, cara kita menulis meta descriptions sangatlah penting.

Ini dia tipsnya:

  1. Tampilkan Benefit yang akan didapatkan oleh user saat membaca konten Anda. Lihat contoh berikut ini:
contoh meta descriptions yang menarik
  1. To de point jangan bertele-tele. Jangan terlalu banyak menggunakan kata yang tidak perlu, pastikan meta descriptions yang Anda tulis to de point langsung ke intinya.

3. Gunakan Gambar Pada Postingan

Penggunaan gambar yang relevan dengan topik juga penting, karena hal ini bisa membantu meningkatkan nilai CTR Anda.

Apalagi jika konten Anda berhasil mendapatkan featured snippet dari Google, selain teks, gambar pun akan muncul di SERP, dan tentu jauh lebih menarik ketimbang hasil pencarian yang hanya berisi teks saja.

Dan menurut beberapa studi kasus yang pernah dilakukan, konten yang berisi gambar mendapatkan 42% CTR lebih tinggi dibandingkan dengan konten yang hanya berisi teks.

Berikut adalah tips memaksimalkan gambar untuk meningkatkan CTR blog.

  1. Hindari penggunaan gambar yang tidak relevan dengan topik pembahasan, karena hal ini akan membuat algoritma Google bingung saat mengidentifikasi blog Anda.
  2. Hindari penggunaan gambar yang terlalu umum atau generik, ada banyak situs penyedia gambar gratis yang ada di luaran sana, namun pilihlah gambar yang unik tapi masih tetap relevan.
  3. Penggunaan foto, gambar atau infografis yang Anda buat sendiri akan menjadi nilai tambah untuk konten Anda, karena gambar tersebut unik dan hanya ada di blog Anda.

Kesimpulan

CTR adalah metrik penting untuk mengukur performa konten yang kita buat, dengan nilai ini kita punya gambaran apakah konten disukai oleh user atau tidak, sehingga kita bisa melakukan improvement kalau konten dirasa kurang maksimal.

Dan cara meningkatkan CTR bisa Anda lakukan dengan cara fokus pada relevansi konten, penggunaan meta informasi yang jelas hingga penggunaan gambar agar konten lebih menarik.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Terkait CTR

CTR yang bagus itu berapa?

Tidak ada aturan baku terkait nilai CTR harus berapa, karena setiap blog atau website punya niche yang berbeda, audiens yang berbeda sehingga nilainya tidak bisa distandarisasi.

Untuk blog A dengan niche otomotif, mungkin CTR 10% sudah cukup, namun untuk blog B dengan niche kecantikan mungkin CTR 5% sudah lebih dari cukup.

You May Also Like

About the Author: Fajar Hidayat

Fajar Hidayat adalah seorang Blogger Profesional sekaligus Internet Marketer yang sudah berpengalaman lebih dari 7 tahun dan pendiri dari SekolahBlogger.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.